Semua artikel

Catu Daya: Bagian yang Paling Sering Diabaikan, dan Paling Sering Jadi Biang Masalah

1 September 2026 · rbtshp

Catu Daya: Bagian yang Paling Sering Diabaikan, dan Paling Sering Jadi Biang Masalah

Orang menghabiskan berjam-jam membaca ulang kodenya, padahal yang salah adalah kabel USB sepanjang satu meter yang dibeli di pinggir jalan.

Tiga gejala di bawah ini terlihat sangat berbeda dan punya satu sebab yang sama.

Gejala 1: papan reset sendiri

Program berjalan, lalu tiba-tiba mulai dari awal. Biasanya tepat saat motor atau servo bergerak.

Sebabnya: motor menarik arus lonjakan saat mulai berputar. Tegangan turun di bawah ambang, mikrokontroler menganggap itu pemadaman, dan ia melakukan yang seharusnya — mulai ulang.

Gejala 2: ESP32 putus WiFi

ESP32 menarik sampai 500 mA saat memancar. Port USB laptop menyediakan 500 mA untuk seluruh perangkat. Ia bekerja saat diam dan gagal tepat saat mengirim data.

Gejala 3: sensor membaca angka aneh

Pembacaan analog mengukur tegangan relatif terhadap catu dayanya. Kalau catunya bergoyang, pembacaannya ikut bergoyang — padahal yang diukur tidak berubah sama sekali.

Cara menghitungnya

Jumlahkan arus puncak setiap komponen, lalu tambahkan 30 %:

| Komponen | Arus puncak |
|---|---|

| Arduino Uno | 50 mA |

| ESP32 (memancar) | 500 mA |

| Servo SG90 | 700 mA |

| Motor stepper NEMA 17 | 1500 mA |

| Strip LED per meter | 1200 mA |

Satu ESP32 dengan dua servo sudah menyentuh 2 ampere pada puncaknya. Adaptor 1A akan gagal, dan gagalnya tidak jelas — ia berupa perilaku aneh, bukan mati total.

Tiga aturan praktis

  1. Motor dan servo TIDAK mengambil daya dari pin papan. Pakai catu terpisah, dan sambungkan ground keduanya jadi satu.
  2. Kabel USB itu bagian dari rangkaian. Kabel murah sepanjang satu meter bisa menjatuhkan setengah volt. Kalau papanmu berperilaku aneh, ganti kabelnya sebelum mengganti apa pun.
  3. Pasang kapasitor 470 µF di dekat beban yang berat. Ia menyimpan muatan untuk lonjakan pertama, dan sering itu saja sudah cukup.

Cara memastikan

Ukur tegangan pada pin 5V saat motornya bergerak, bukan saat diam. Kalau turun di bawah 4,7 V, kamu sudah menemukan masalahnya — dan tidak ada baris kode yang bisa memperbaikinya.